Maluku Utara Cetak Deflasi Terdalam di Agustus 2025

oleh -127 views

Komoditas Pangan Jadi Penentu

Lebih lanjut, Pudji menyampaikan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama deflasi pada Agustus 2025. Secara historis, sejak 2021 hingga 2025, deflasi kerap terjadi setiap bulan Agustus. Untuk tahun ini, tingkat deflasi tercatat sebesar 0,08 persen, lebih rendah dibanding Agustus 2023 maupun 2024.

“Kalau kita lihat komoditas penyumbang utama andil deflasi dari kelompok ini adalah beras dan cabai rawit, dengan masing-masing andil deflasi sebesar 0,10 persen untuk tomat dan 0,07 persen untuk cabai rawit,” jelas Pudji.

Meski demikian, sejumlah komoditas lain justru menjadi penahan deflasi dengan menyumbang inflasi. Di antaranya adalah bawang merah, beras, dan cabai merah. Pudji menjelaskan, inflasi bawang merah di Agustus 2025 mencapai 7,59 persen dengan andil 0,05 persen.

Baca Juga  Tim Dance Maryadat Creative Tual Borong Juara di World of Dance Ambon

“Sedangkan untuk komoditas beras, umumnya mengalami inflasi di setiap bulan Agustus dan tahun ini kembali naik sebesar 0,73 persen dengan andil inflasi 0,03 persen. Untuk cabai merah, pada Agustus 2025 ini juga mengalami inflasi setelah tiga bulan sebelumnya selalu deflasi,” pungkasnya. (Keket)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.