“Mereka menawarinya satu juta franc untuk merayu Putra Mahkota Jerman Wilhelm agar mendapatkan rahasia militer,” pungkasnya.
Belakangan diduga bahwa dia setuju untuk bertindak sebagai agen ganda untuk Jerman dengan imbalan uang. Apakah dia bermaksud memata-matai Jerman atau hanya menginginkan uang tidak pasti.
Pada Januari 1917, Jerman mengirimkan pesan radio ke Berlin yang dicegat oleh Prancis. Pesan tersebut mengisyaratkan bahwa seorang agen yang diduga adalah Mata Hari, telah memberi Jerman informasi yang berguna.
Diduga membantu Jerman dan berkhianat dengan Prancis, Zelle ditangkap di Paris pada 13 Februari 1917. Prancis membuat klaim bahwa aktivitasnya menyebabkan kematian sedikitnya 50.000 tentara Prancis.
Meskipun dia menyatakan tidak bersalah, dia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati oleh regu tembak. Wanita yang dikenal sebagai Mata Hari itu meninggal lebih awal pada 15 Oktober 1917. (*)
Sumber: National Geographic










