Prabowonomics menggabungkan retorika kedaulatan megalomaniak dengan penindasan fiskal. Peran negara yang dominan dalam mengontrol ekonomi telah bergeser menjadi aksi pemerasan rakyat sendiri (state-led extraction). Jika tidak segera dikoreksi, yang tersisa bukanlah “negara terkaya keempat di dunia”, melainkan bangsa yang bangkrut secara fiskal dan hancur secara sosial. (**)
Membedah Prabowonomics: Retorika Ambisi Mercusuar di Atas Puing Fiskal









