Bukan:
7 September 1575.
Ini bukan persoalan kecil.
Dalam penelitian sejarah, perbedaan antara tahun, bulan, dan tanggal sangat penting ketika sebuah tanggal tertentu kemudian dijadikan hari kelahiran sebuah kota.
Kota Laha: Dari Benteng Menjadi Kota
Untuk memahami persoalan ini, kita harus kembali ke Ambon abad ke-16.
Kehadiran Portugis di Pulau Ambon telah berlangsung sejak awal abad ke-16.
Namun posisi Portugis tidak selalu aman.
Mereka membangun sejumlah benteng, berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, dan menghadapi dinamika politik dengan kerajaan-kerajaan lokal.
Penelitian arkeologi yang dikutip ANTARA menyebut Portugis sebelumnya membangun beberapa benteng di Pulau Ambon. Benteng pertama berada di wilayah Leihitu, kemudian ada benteng kayu di kawasan Hukunalu/Rumahtiga, sebelum pembangunan pertahanan di kawasan Honipopu.
Di Honipopu inilah muncul sebuah benteng yang kelak menjadi sangat penting.
Benteng itu dikenal dengan nama Nossa Senhora da Anunciada.
Masyarakat lokal kemudian mengenalnya sebagai: Kota Laha.
Dalam kajian sejarah dan arkeologi, keberadaan benteng dan permukiman di sekitarnya menjadi salah satu titik penting dalam proses terbentuknya kota Ambon.
Artinya, memang terdapat dasar kuat untuk menghubungkan kelahiran Kota Ambon dengan pembangunan benteng Portugis.










