Jika ditambah untuk makan siang gratis 440 T, IKN tanpa swasta 466 T, apa yang akan terjadi?
Total anggaran akan mencapai 2.789 T (89,3%). Tersisa 333 T (11,7%). Dipakai bayar bunga dan cicilan utang 497 T. APBN tekor alias defisit 164 T. Silahkan menambah utang untuk membiayai defisit tersebut, meski dulu Prabowo gemar sekali mengeritik utang pemerintah yang menurutnya membengkak drastis selama Jokowi berkuasa.
Apakah selesai? tentu saja belum. Jika tak menambah utang berkali lipat, maka di luar Kemenhan, Polri, Kemendikbud, Kemenkes dan Kememterian PUPR seluruh pegawai harus dirumahkan dulu tanpa digaji.
Apa yang akan dilalukan untuk membiayai ambisi tersebut? Naikkan Rasio Pajak menjadi 23%!
Kegilaan belum berhenti. Untuk memenuhi ambisi tersebut, tim ekonomi Prabowo akan menaikkan rasio pajak (tax ratio) terhadap PDB hingga mencapai 23% pada tahun kelima.
Rasio pajak Indonesia di 2022 hanya mencapai 10,39% PDB. Apa kemungkinan yang akan terjadi jika dalam 5 tahun akan dinaikkan lebih dari dua kali lipat?
Jangan salahkan jika kita menjadi cemas. Apakah secara bertahap privilege pegawai negeri yang pajak penghasilannya ditanggung negara selama ini akan dihapus? Apakah iuran BPJS mereka yang 80% dibayarkan oleh negara juga harus dihapus dan mereka menjadi peserta mandiri seperti kebanyakan masyarakat di sektor informal yang harus membayar penuh?









