Mengapa Bulan Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Penjelasannya

oleh -285 views

Meskipun hadits ini dianggap dhaif oleh sebagian ulama, namun dapat menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak kasih sayang kepada anak yatim di bulan ini.

Secara umum berbuat baik kepada anak yatim tetap merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam.

Istilah “Lebarannya Anak Yatim” cukup populer di Indonesia. Namun istilah ini lebih merupakan ungkapan budaya dan tradisi masyarakat, bukan istilah yang berasal dari Al-Qur’an atau hadits Nabi SAW.

Tidak ada ketentuan syariat yang menyebut Muharram sebagai hari raya atau lebaran bagi anak yatim.

Salah satu pesan penting yang perlu dipahami adalah bahwa perhatian kepada anak yatim tidak boleh terbatas pada bulan Muharram saja.

Baca Juga  Terduga Pelaku Curanmor Kabur dari Gedung Reskrim Polres Aru, Polisi Lakukan Pengejaran

Sering kali anak yatim mendapatkan banyak bantuan pada awal Muharram, tetapi setelah itu kembali menghadapi kesulitan hidup tanpa perhatian yang memadai.

Padahal Islam mengajarkan kepedulian yang berkelanjutan. Menyantuni anak yatim bukan sekadar memberikan uang atau makanan sesekali, melainkan juga membantu pendidikan, kesehatan, pembinaan akhlak, serta memberikan kasih sayang yang mereka butuhkan.

Wallahu a’lam.

sumber: detikhikmah

No More Posts Available.

No more pages to load.