Pada 2021 diangkat menjadi Kepala Satker Balai Air Tanah, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat. Dan pada 2024 diangkat sebagai Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Utara, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, merangkap sebagai Kepala Satker Balai Wilayah Sungai Maluku Utara.
Banyak Hasilkan Publikasi Ilmiah
Selain jabatan Struktural, Ahmad Taufiq juga memilik Riwayat jabatan fungsional mulai dari peneliti ahli muda dan peneliti muda. Tak heran, Suami dari Dinna Kartini Hidayati ini memiliki sejumlah publikasi International Journal and Proceeding Conference terindeks scopus dan Orcid. Dia memang bukan pejabat kaleng-kaleng. Ada sekitar 14 tulisan publikasi Jurnal dan prosiding. Sementara jurnal nasional dan seminar sekitar 21 publikasi dan makalah yang telah dipresentasikan. Makanya, dia memiliki Scopus ID : 57199505733 dan Orcid ID : 0000-0002-4639-3474.
Dalam dunia pendidikan dan Ilmiah, Bapak 4 (empat anak) dari Nur Azmi Khairunisa Taufiq (18 Tahun), Naila Nur Syahidah Taufiq (16 Tahun), Athaya Nur Aqilah Taufiq (14 Tahun) dan Muhammad Nur Ramadhan Taufiq (12 Tahun) pernah menjadi Advisory Board Program Studi Magister Teknik Air Tanah, ITB, .Advisory Grup: WIMEK Graduate School, Wageningen University, Belanda Dewan Redaksi Jurnal Teknik Hidraulik, SINTA 2 dan Dewan Redaksi Jurnal Sumber Daya Air, SINTA 3. Tak heran, dia tercatat pada sejumlah organisasi profesi seperti IAH (International Association of Hydrogeologists); Bidang Urban Hydrogeology, IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) dan IAGI Jabar-Banten; Bidang Hidrogeologi, PAAI (Perhimpunan Ahli Air Tanah Indonesia); Divisi Kerjasama, HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia); Bidang RnD, HATHI (Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia) dan HATHI Jabar Bidang Air Tanah dan Air Baku, MHI (Masyarakat Hidrologi Indonesia); Bidang Pengembangan dan Kerjasama, INACID (Indonesian National Committee of the International Commission on Irrigation and Drainage) Komisi Irigasi Pemukaan, Air Tanah dan Lahan Pertanian dan KNI-BB (Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar) sebagai anggota.









