Menggali Potensi Jeruk di Maluku Utara

oleh -0 Dilihat
Lemo Cina

Sedangkan  jeruk Topo Putih sebaliknya, yaitu:  pada saat berukuran besar tetapi masih hijau tampak berwarna hijau mengkilat dan  rasanya masam, kulit buah tipis.

Pertanaman jeruk di provinsi Maluku Utara kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan pengetahuan petani untuk mengelola tanaman jeruk masih minim, sehingga populasi tanaman menjadi jeruk semakin berkurang/ sisa sedikit, yaitu: populasi jeruk Topo di kepulauan Tidore hanya tinggal ± 36 pohon dan Lemo Cina di kepulauan Hiri tinggal ± 200 pohon.

Lemo Swanggi

Hasil dari eskplorasi beberapa jenis tanaman jeruk tersebut kemudian diamati di Balitjestro dengan diokulasi dengan batang bawah yang ada untuk dilihat pertumbuhan dan perkembangannya.

Baca Juga  Konflik Turnamen Sepak Bola Berakhir, Warga Bataka dan Tuguis Sepakat Berdamai

Pada nantinya apabila hasil dari pengamatan menunjukkan adanya potensi yang bagus dari jeruk ini akan dilakukan pengembangan jeruk ini untuk selanjutnya.

(red/balitjestro.litbang.pertanian.go.id)