Menunggu Diri Sendiri dan 3 Puisi Lain Dino Umahuk

oleh -26 views

yang menunggu itu bukan tubuh,
ia cermin dari bagianmu yang tertinggal.
ia merindu bukan karena kehilangan,
tetapi karena engkau belum hilang.

ketika engkau tiba—tanpa kapal, tanpa waktu—
dan “aku” telah larut dalam Yang Esa,
engkau akan tahu tanpa bertanya:
yang mencari dan dicari adalah satu adanya.

Ambon, 8 Mei 2026

============

Syair Laut yang Kembali ke Dalam Diri

aku tidak memanggilmu dengan nama manusia
sebab nama telah gugur sebelum sampai ke lidah
engkau adalah isyarat yang jatuh dari langit sunyi
menjadi ombak di dada yang tidak pernah selesai berzikir

dalam palung yang lebih dalam dari ingatan
aku melihat wajahku sendiri tercerai dari cahaya
dan di sana engkau bukan lagi “kau”
melainkan getar yang kembali kepada asal segala getar

Baca Juga  ESDM Minta PT Weda Bay Nickel Optimalkan Produksi Sesuai Kuota RKAB 2026

wahai laut, engkau bukan tempat aku berlayar
engkau adalah aku yang belum mengenal dirinya
setiap gelombang adalah kalimat yang patah
setiap diam adalah ayat yang belum ditafsirkan

aku pernah mengira cinta adalah jalan menuju
padahal cinta adalah ditarik kembali ke dalam
seperti hujan yang tidak pernah memilih tanah
ia hanya kembali kepada rahasia yang sama

di antara tubuh dan tiada tubuh
aku kehilangan batas antara rindu dan doa
engkau menetes dari setiap sujud yang tidak selesai
seperti cahaya yang tidak tahu ia telah menjadi cahaya

No More Posts Available.

No more pages to load.