Porostimur.com, Liverpool – Pesepak bola Mohamed Salah mengkritik UEFA melalui unggahan media sosialnya karena tidak menyebutkan penyebab kematian pesepakbola Palestina Suleiman al-Obeid dalam unggahan penghormatan yang mereka buat.
Menurut Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), al-Obeid, 41 tahun, tewas pada Rabu lalu di Gaza selatan ketika pasukan Israel menyerang warga sipil yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan.
Pada Jumat, UEFA menulis di X (dahulu Twitter), “Selamat jalan Suleiman al-Obeid, ‘Pelé Palestina’. Bakat yang memberi harapan bagi banyak anak, bahkan di masa-masa tergelap sekalipun.”
Salah menanggapi unggahan itu pada Sabtu (9/8/2025) dengan komentar: “Bisakah Anda memberi tahu kami bagaimana dia meninggal, di mana, dan kenapa?”

Al-Obeid, yang dijuluki “Pelé Palestina” karena bakatnya di lapangan, mencetak dua gol untuk tim nasional Palestina, termasuk gol spektakuler salto ke gawang Yaman di Kejuaraan Federasi Sepak Bola Asia Barat 2010. Sejak debutnya pada 2007, ia mengoleksi 24 caps dan lebih dari 100 gol sepanjang kariernya di berbagai kompetisi.
PFA menyebut, kematian al-Obeid menambah daftar panjang atlet yang tewas di Gaza sejak perang dimulai. Sedikitnya 662 atlet dan anggota keluarganya dilaporkan meninggal, termasuk 421 pesepakbola, 103 di antaranya anak-anak.









