Monumen Pater Yohanes Kusters SJ Dibangun di Namar, Bupati Malra: Bukan Sekadar Bangunan

oleh -39 Dilihat
Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, meninjau langsung proses pembangunan monumen itu, Sabtu (8/8/2026). Saat kunjungan berlangsung, pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran dasar. Foto: Dany

Bagi umat Katolik Paroki Namar, monumen tersebut diharapkan menjadi simbol pelayanan kasih sekaligus ruang refleksi mengenai iman, pendidikan, pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.

Patung 5 Meter Berdiri di Atas Pedestal 3 Meter

Berdasarkan desain yang telah disiapkan, kawasan monumen memiliki diameter sekitar 10 meter. Patung Pater Yohanes Kusters SJ dirancang setinggi lima meter dan akan berdiri di atas pedestal setinggi tiga meter.

Dengan demikian, keseluruhan monumen diperkirakan mencapai sekitar delapan meter.

Patung direncanakan menggunakan material perunggu (bronze), sedangkan pedestal dibangun menggunakan beton dengan penyelesaian batu alam.

Kawasan di sekeliling monumen juga akan ditata dengan tanaman hias dan paving. Sejumlah fasilitas pendukung disiapkan untuk membuat kawasan tersebut lebih terbuka dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga  Owner Investasi Zahra Berkah Jadi Tersangka, Polres Ternate Telusuri Dana Rp3,9 Miliar

Di antaranya air mancur, lampu taman, bangku serta jalur pedestrian.

Penataan tersebut membuat monumen tidak hanya berfungsi sebagai penanda sejarah. Kawasan ini juga diharapkan dapat menjadi ruang publik tempat masyarakat mengenal perjalanan hidup dan keteladanan tokoh yang dikenang.

Bukan Sekadar Dikenang, tetapi Dihidupkan

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memandang sejarah dan keteladanan tokoh yang pernah memberikan pelayanan kepada masyarakat perlu terus diperkenalkan, terutama kepada generasi muda.

No More Posts Available.

No more pages to load.