Natal di Tengah Bangsa yang Angkuh

oleh -515 views

Munculnya penderitaan dan kesengsaraan disebabkan karena dosa manusia. Kisah sengsara Adam dan Hawa disebabkan oleh pelanggaran atas hukum Tuhan. Karena itu dalam konteks sejarah keselamatan tidak semata-mata peristiwa yang baik-baik saja. Tetapi dalam keseluruhan pengalaman manusia baik dalam keadaan dosa maupun dalam keadaan selamat. Artinya sejarah keselamatan tidak saja hadir dalam pengalaman-pengalaman yang menyenangkan saja tetapi juga dalam ketegangan dan dosa.

Karenanya keselamatan yang disampaikan Yesus pada hari Natal menjadi bermakna ketika manusia diajak menyelami pengalaman manusia yang bergumul dalam kedosaan. Manusia yang bergumul dengan berhala yang disebabkan oleh perbuatan setan. Kisah-kisah penderitaan manusia yang bergumul dalam dosa memperlihatkan betapa besar cinta kasih Allah yang tidak melepaskan begitu saja manusia dalam dosa. Allah begitu mengasihani manusia seutuhnya sampai mengutus Putera-Nya sendiri menjadi tebusan bagi banyak orang.

Baca Juga  Messi Lolos Kartu Merah, Aljazair Resmi Adu ke FIFA Usai Dibantai Argentina 3-0

Dalam konteks sekarang ini ketika martabat manusia banyak dilecehkan oleh pembangunan kita harus kembali pada hakikat penyelamatan yang dilakukan oleh Tuhan sendiri. Fakta membuktikan dalam pembangunan sering mengorbankan martabat kemanusiaan. Pembangunan hanya berpihak kepada mereka yang berkuasa. Seolah-olah nasib manusia hanya ditentukan oleh para elit. Pembangunan yang demikian justru tidak memanusiakan manusia karena melecehkan martabat dan citra Tuhan.

No More Posts Available.

No more pages to load.