Negara Barat Tegur China atas Penahanan Muslim Uighur

oleh -96 views

@porostimur.com | Jenewa: Puluhan negara menyerukan agar China melepaskan etnis Uighur yang ditahan di Xinjiang. Teguran tersebut menjadi langkah gabungan pertama di Dewan Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) dalam isu Xinjiang. 

Surat yang ditunjukan kepada ketua forum OHCHR yang bertanggal 8 Juli itu ditandatangani 22 negara. Australia, Kanada, dan Jepang bersama negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman dan Swiss menjadi penandatangan surat tersebut. 

Tapi Amerika Serikat (AS) yang keluar dari OHCHR tahun lalu tidak ikut menandatanganinya. Surat tersebut tidak memenuhi syarat untuk dibacakan di Dewan atau menjadi resolusi yang akan diputuskan melalui pemungutan suara. Sesuatu yang diinginkan para aktivis. 

Para diplomat mengatakan ada kekhawatiran jika itu dilakukan maka memicu serangan balik melalui sektor politik maupun ekonomi dari China. Salah satu diplomat negara Barat yang tidak disebutkan namanya mengatakan itu langkah gabungan pertama untuk merespons Xinjiang. 

“Ide membuat resolusi tidak pernah ada di dalam kartu,” kata diplomat tersebut, Rabu (10/7). 

Baca Juga  “Kudeta Halus” terhadap Calon Presiden

Pakar PBB dan aktivis mengatakan setidaknya ada 1 juta orang Uighur dan minoritas Muslim lainnya yang ditahan di wilayah terpencil sebelah barat Cina. Beijing mengaku pusat penahanan tersebut sebagai fasilitas vokasi untuk menghalau ekstremisme.