Siswa SMK Dipukuli, Konsentrasi Massa tak Terelakkan

oleh -25 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Aksi kekerasan kembali terjadi di Kota Tual, Rabu (10/7), sekitar pukul 19.55 Wit.

Seorang warga Desa Yarler, Kecamatan Dullah Selatan, Abdul Galil Tamher (15), dipukuli beberapa pemuda dari kampung yang sama.

Informasi yang berhasil dihimpun dari tubuh kepolisian setempat menyebutkan pelaku kekerasam terhadap siswa kelas XI SMK Ronevan justru masuih belum teridentifikasi.

Sesuai keterangan ibu korban, Fatmah Tamher (41), anaknya berlarian dari arah kompleks Yarler ke rumahnya, sekitar pukul 19.20 Wit.

Ternyata, kepulangan korban hendak mengadukan perihal pemukulan yang dialaminya kepada kakaknya, Saleko Tamher.

Sayangnya, aduan yang disampaikan adiknya itu justru ditanggapi dingin kakaknya.

”Tidak usah berbuat masalah lagi karena itu semua teman bergaul kamu,” ujar ibunya seraya meniru perkataan Saleko.

Merasa kecewa dengan jawaban kakaknya, korban kemudian bergegas menuju ke Kompleks Vidabot guna melaporkan insiden dimaksud kepada sanak keluarganya di lokasi tersebut.

Baca Juga  Legenda MU Takut Lihat Dominasi Liverpool

Tanggapan yang sama juga dituai korban dari sanak keluarganya di kompleks ini.

Kesal karena tidak ada yang membantunya, korban kembali mencoba peruntungannya dengan melaporkan insiden ini kepada sanak familinya yang berdomisili di kompleks BTN Indah warga Banda Ely.

Dipicu laporan korban ini, terjadilah konsentrasi massa antara kelompok pemuda Banda Ely dengan kelompok pemuda kompleks Yarler.

Menindaklanjuti insiden dimaksud, personil Polres Malra yang di-backup oleh 10 personil  Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor di bawah pimpinan Bripka Antoni Massela, mendatangi TKP dan membubarkan massa sekitar pukul 21.00 Wit.

Personil kepolisian yang diturunkan ke TKP akhirnya berhasil mengendalikan situasi sekitar pukul 21.30 Wit.

Meskipun situasi berhasil dikendalikan pihak kepolisian, namun warga Banda Ely tetap meminta agar pelaku pemukulan segera ditahan.

Baca Juga  Antisipasi Covid-19, Pemda Morotai Batalkan Acara Malam Hiburan Rakyat

Dan jika hal ini tidak dilakukan, maka pihak warga Banda Ely memastikan bakalan memberikan aksi balasan. (keket)