Panen Kedua Ikan Nila Binaan PT SDA di Soalaipo Capai 147 Kilogram

oleh -75 Dilihat
HSE Manager PT SDA, Hilman, mengatakan budidaya ikan nila tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Menurutnya, program tersebut sengaja dimulai dari skala kecil agar masyarakat bersama perusahaan dapat mempelajari proses budidaya, mengidentifikasi kendala dan melakukan evaluasi sebelum dikembangkan lebih jauh.

“Kami dari PT SDA dalam hal pemberdayaan, khususnya budidaya ikan nila yang dikelola kelompok masyarakat ini, menjadikannya sebagai langkah awal untuk mendorong masyarakat agar lebih berinovasi dan mengembangkan usaha secara mandiri,” ujar Hilman saat ditemui di lokasi panen.

Ia mengatakan, setiap usaha besar membutuhkan proses dan tidak bisa dibangun sekaligus.

“Untuk pemberdayaan ikan nila ini kami mulai dari yang kecil terlebih dahulu. Kami pelajari, evaluasi, dan melihat berbagai kendala yang muncul agar bisa mengetahui titik-titik kelemahan dalam proses pemeliharaan ikan air tawar,” katanya.

Hilman menjelaskan, panen kedua ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dilakukan sejak program dimulai. Panen perdana pada 2025 belum menghasilkan produksi maksimal karena masih berada dalam tahap percobaan.

Baca Juga  Komisi I DPRD SBB Desak Polda Maluku Benahi Wilayah Hukum di Elpaputih, Tanjung Sial dan Inamosol

“Panen di kelompok Siloloa ini sudah yang kedua kalinya. Pada tahun 2025 hasilnya belum maksimal karena masih dalam masa percobaan. Alhamdulillah, tahun ini hasilnya meningkat cukup signifikan,” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.