Patut dicatat bahwa gencatan senjata yang dimediasi Qatar-Mesir antara gerakan Hamas dan pendudukan Israel berakhir pada Jumat pagi tanpa pengumuman perpanjangan. Dengan berakhirnya gencatan senjata, penjajah Israel melanjutkan terornya di Gaza. Mereka menembaki rumah-rumah warga sipil di bagian barat Kota Gaza.
Kementerian Dalam Negeri di Gaza melaporkan bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangkaian serangan udara di bagian selatan Jalur Gaza. Serangan udara tersebut menargetkan lingkungan Sheikh Radwan di Kota Gaza dan kota Abasan timur, sebelah timur Khan Younis.
Koresponden Al Mayadeen di Gaza melaporkan bahwa pesawat tempur Israel mengebom sebuah rumah di daerah Abu Iskandar, barat laut Kota Gaza, dan menargetkan Jalan al-Lababidi dan Bundaran Abu Alba di Kota Gaza. Selain itu, serangan udara Israel menargetkan sebuah rumah di Jabalia di Jalur Gaza utara. Setidaknya dua roket menghantam sekitar perusahaan listrik di bagian utara al-Nuseirat.
Satu jam sebelum gencatan senjata berakhir pada pukul 07.00 pagi (05.00 GMT), Israel mengatakan bahwa mereka mencegat sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza. Tidak ada komentar langsung dari Hamas atau klaim tanggung jawab atas peluncuran tersebut.









