Pemberi Harapan Palsu Program Makan Siang dan Susu Gratis

oleh -258 views

Oleh: Hamdani, Akademisi Departemen Akuntansi FEB Universitas Andalas/Pakar Keuangan Negara dan Daerah

Polemik makan siang dan susu gratis yang digagas sebagai program andalan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) pada kampanye dan debat capres/cawapres semakin memuncak pasca kemenangan sementara versi hitungan cepat. Program kontroversial ini habis-habisan dilontarkan pasangan dan tim kampanye 02 sebagai solusi mengatasi kemiskinan ekstrim dan stunting.

Gejala untuk meniadakan ataupun menunda program makan siang dan susu gratis sempat mengemuka karena kesulitan pendanaannya dan penerapannya dinilai tidak realistis. Kendati dalam debat capres/cawapres 01 dan 03 mengkritisi program populis ini, namun pasangan calon 02 mati-matian mempertahankan program unggulannya ini dengan segala macam argumentasi.

Baca Juga  Kades Pulau Gala Bawa-bawa Retreat dan Bupati Cup, Kadis PMD Halsel Bongkar Fakta

Sesuai agenda yang ditetapkan pada PKPU Nomor 3 Tahun 2022 , rekapitulasi hasil penghitungan suara paling lambat ditetapkan KPU pada 20 Maret 2024. Apabila tidak ada gugatan sengketa pilpres ke MK, maka dengan memperhatikan hasil sementara Prabowo-Gibran diperkirakan melaju menjadi presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.

Mengingat penetapan capres/cawapres sebelum penetapan rencana kerja pemerintah (RKP) dan penyusunan APBN 2025, maka program prioritas dan strategis pasangan 02 akan mewarnai RKP dan APBN 2025. Sebagai pasangan yang mengusung ide keberlanjutan dari pemerintahan Jokowi, tim transisi dengan persetujuan Jokowi akan melakukan penyesuaian dan refocusing pada APBN 2024 sejalan program Prabowo-Gibran yang telah diumbar pada masa kampanye.

No More Posts Available.

No more pages to load.