Pemprov Malut Belum Terima Juknis Penerimaan CPNS 2021

oleh -127 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyampaikan akan mengumumkan hasil akhir formasi CPNS 2021 pada akhir Maret ini.

Sementara untuk pembukaan pendaftaran CPNS pada Mei-Juni, dan seleksinya dilaksanakan Juli-Oktober.

Meski jadwal pendaftaraan ini masih tentatif, sampai saat ini Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum menerima informasi resmi tertulis dan petunjuk teknis (Juknis) dari Kemepan-RB dan BKN terkait formasi dan pelaksanaan seleksi CPNS 2021.

“Kita masih menunggu informasi resminya. Sampai saat ini belum ada infonya,” kata Kepala Bidang Perencanaan, Pengadaan, dan Penataan Jabatan Aparatur pada BKD Malut, Fahri Fuad, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/3/2021).

Sebelumnya, Pemprov Malut mengusulkan formasi ASN tahun 2021 sebanyak 2.928 orang. Ini terdiri dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (P3K) sebanyak 2.818 orang, dan CPNS sebanyak 110 orang.

Baca Juga  Ada Aura Rocky, Begini Gambar Render Calon Xenia Baru

Untuk formasi P3K terdiri dari tenaga pendidikan sebanyak 2.727 orang, tenaga kesehatan 41 orang, dan tenaga teknis sebanyak 50 orang. Sementara formasi CPNS terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 13 orang, dan tenaga teknis 98 orang.

Fahri bilang, kebijakan pemerintah pusat untuk pengadaan ASN tahum 2021 khususnya tenaga guru dibuka melalui jalur P3K. Ini agar memberikan solusi untuk penyelesaian masalah tenaga honorer di Malut.

Pasalnya, sebagian besar usia tenaga honorer khusus guru sudah diatas 35 tahun yang notabene tidak bisa mengikuti tes CPNS lagi. “Kalai dengan P3K inj peserta tesnya usia maksimal bisa sampai 56 tahun. Jadi P3K ini memang prioritasnya ke guru,” ujarnya.

Baca Juga  Belanda Tidak Mau Lagi Dijuluki Holland

Sedangkan untuk pelaksanaan seleksi nanti baik P3K maupun formasi CPNS tetap menggunakan sistem CAT. Hanya saja soalnya berbeda. “Tapi lebih jelasnya nanti kita tunggu Juknisnya saja,” tandasnya. (red/pena)