Fahri bilang, kebijakan pemerintah pusat untuk pengadaan ASN tahum 2021 khususnya tenaga guru dibuka melalui jalur P3K. Ini agar memberikan solusi untuk penyelesaian masalah tenaga honorer di Malut.
Pasalnya, sebagian besar usia tenaga honorer khusus guru sudah diatas 35 tahun yang notabene tidak bisa mengikuti tes CPNS lagi. “Kalai dengan P3K inj peserta tesnya usia maksimal bisa sampai 56 tahun. Jadi P3K ini memang prioritasnya ke guru,” ujarnya.
Sedangkan untuk pelaksanaan seleksi nanti baik P3K maupun formasi CPNS tetap menggunakan sistem CAT. Hanya saja soalnya berbeda. “Tapi lebih jelasnya nanti kita tunggu Juknisnya saja,” tandasnya. (red/pena)




