Pemukim Yahudi Bersenjata Serang Kota-kota Palestina di Tepi Barat

oleh -289 views
Pemukim ilegal Yahudi membakar rumah dan properti warga Palestina. Foto/PalPost

Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina dan properti mereka telah meningkat drastis sejak dimulainya agresi Israel terhadap rakyat Palestina pada tanggal 7 Oktober, demikian dilaporkan WAFA.

Wartawan Terluka

Di Nablus, seorang wartawan terluka oleh tabung gas di kepala, dan beberapa warga sipil menderita karena menghirup gas pada Jumat ketika pasukan Israel membubarkan protes anti-permukiman di kota Beita, sebelah selatan Nablus.

WAFA melaporkan pasukan Israel menggunakan peluru tajam dan tabung gas air mata selama penindakan keras mereka terhadap protes mingguan di Beita. Beberapa warga sipil menderita keracunan gas.

Wartawan Sadiq Ryan dilaporkan terluka setelah tabung gas mengenai kepalanya. Serangan itu terjadi saat pasukan Israel mencegah penduduk mendekati tanah mereka yang berdekatan dengan Gunung Sabih, tempat permukiman ilegal Evaytar berada.

Protes mingguan di Beita terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menyusul keputusan pemerintah Israel melegalkan pos terdepan tersebut dengan mendeklarasikannya sebagai “tanah negara”, bersama dengan empat pos terdepan permukiman lainnya di Tepi Barat.

Baca Juga  Golkar Ambon Gelar Roadshow Nobar Piala Dunia, Sekaligus Bagi Sembako ke Warga

Pos Pemeriksaan Ditutup

Pada Jumat malam, pasukan pendudukan Israel menutup pos pemeriksaan militer Awarta dan Beit Furik yang mengelilingi kota Nablus, mencegah kendaraan melintas.

No More Posts Available.

No more pages to load.