Pendaki Tanpa Izin Nyaris Disapu Erupsi Gunung Dukono

oleh -2 Dilihat
Foto: Romobongan pendaki turun dari Gunung Dukono di Halmahera Utara saat erupsi. (Dok. Istimewa)

Menurut Hentje, rombongan pendaki tersebut tidak pernah melaporkan kegiatan mereka ke petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Kepala Desa Mamuya, Dinas Pariwisata, Pos SAR, BPBD, atau pihak lainnya. Informasi baru diketahui setelah video pendakian mereka viral di media sosial.

“Sebab, mereka tidak pernah melapor kegiatan pendakian tersebut kepada pos pengamatan gunung, Kepala Desa Mamuya, Dinas Pariwisata, Pos SAR, BPBD, ataupun pihak lainnya. Jadi kami tidak tahu itu. Nanti saat video yang mereka buat itu viral baru kami tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pos Pemantau Gunung Dukono, Sarjan Roboke menambahkan, rombongan pendaki tersebut tidak pernah berkoordinasi dengan petugas Pos Pemantauan Gunung Api Dukono. Para pendaki diduga naik secara diam-diam.

Baca Juga  DPRD Malteng Soroti Tarif Rp148 Ribu Tulehu–Amahai, Dasar Hukumnya Dipertanyakan

“Mereka mendaki tanpa ada koordinasi di Pos Pengamatan Gunung Api Dukono. Mereka secara diam-diam mengambil inisiatif sendiri dan mendaki sampai ke titik pusat kegiatan kawah Gunung Dukono, ini sangat berbahaya terhadap keselamatan mereka sendiri,” tuturnya.

Sarjan juga tidak mengetahui berapa jumlah pendaki, asal daerah, serta tujuan mereka melakukan pendakian saat adanya larangan beraktivitas di sekitar gunung tersebut. Sarjan juga tidak mengetahui apakah ada korban jiwa dari peristiwa itu atau tidak.

No More Posts Available.

No more pages to load.