“Kepada pimpinan OPD, saya mengingatkan bahwa inovasi harus terus dilakukan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat, harus mampu bekerjasama dan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa Maluku berkembang dan memeiliki berbagai inovasi untuk maju dalam segala sektor pembangunan,” tandasnya.
Usai prosesi launching, acara dilanjutkan dengan penanadatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, PT. Jasa Raharja dan PT. Pembayaran Lintas Usaha Sukses, untuk mendukung sistem penerimaan pembayaran secara online di dalam portal E-Samsat provinsi Maluku.
Sistem E-Samsat Provinsi Maluku dapat diakses melalui gadget, laptop maupun perangkat lainnya yang terkoneksi dengan internet, dan dilengkapi dengan metode pembayaran yang beragam seperti QRIS, Alfamart, Indomaret, Pos Indonesia, Bank melalui Virtual Account dan Uang Elektronik.
Tujuan dikembangkannya sistem E-Samsat yaitu untuk menghindari penumpukan antrian di loket Samsat, dan untuk mengoptimalkan tata kelola pendapatan.
Hal ini seiring dengan program pemerintah mengenai elektronikasi pemerintah daerah atau yang disebut Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).
Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia (BI) selaku salah satu pihak yang mendapat penugasan untuk mengawal pelaksanaan program P2DD, telah menerapkan sistem penilaian dengan indeks Elektronikafikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)









