Porostimur.com, Ambon – Ratusan perempuan dari berbagai wilayah di Maluku berkumpul dalam Forum Konsolidasi Perempuan Seribu Pulau sebagai langkah memperkuat jejaring sekaligus merumuskan agenda bersama untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada perempuan di wilayah kepulauan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Maluku, Jumat (12/6/2026) ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan suara perempuan dari berbagai kabupaten/kota dalam merespons beragam persoalan yang dihadapi.
Dorong Sinergi Perlindungan Perempuan
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya membangun sistem perlindungan perempuan yang terintegrasi.
Menurutnya, tantangan di wilayah kepulauan seperti Maluku tidak dapat diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga komunitas menjadi kunci agar layanan perlindungan perempuan bisa berjalan efektif,” ujarnya.
Ketua panitia, Jaqualine Akyuwen, mengingatkan bahwa gerakan perempuan Maluku memiliki sejarah panjang, termasuk melalui Kongres Perempuan Maluku tahun 2009 yang mendorong lahirnya berbagai kebijakan strategis.











