Mak Inah bersyukur putri semata wayangnya tak jadi korban selanjutnya dari wanita itu yang tenyata adalah nyi Tirsum sosok wanita yang dulu sempat menjadi temannya semasa muda ketika menjadi penari Jaipong. Namun beda halnya dengan mak Inah nyi Tirsum memilih jalan sesat demi mengembalikan kecantikannya dan untuk menaikkan pamornya sebagai penari Jaipong. (*)
Perempuan Penari









