Peringati Hari Anti Tambang 2026, Aktivis Soroti Dampak Ekologis Industri Nikel di Teluk Weda

oleh -46 Dilihat
Aktivis Save Sagea Rifya Rusdi, mengatakan ekspansi industri ekstraktif yang terus meluas di Halmahera Tengah telah memicu pembukaan hutan dalam skala besar, perataan bentang alam, serta tekanan serius terhadap ekosistem.

Menurutnya, ekspansi industri nikel berpotensi memicu konflik sosial, krisis kesehatan, serta kerusakan lingkungan yang lebih luas.

“Kami menolak masa depan yang dibangun di atas kehancuran ruang hidup masyarakat pesisir, petani, perempuan, nelayan, dan masyarakat adat di Halmahera Tengah,” tegasnya.

Aksi HATAM 2026 ini menjadi pengingat bahwa di balik geliat industri nikel dan transisi energi global, terdapat konsekuensi serius yang dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah tambang.

(red)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.