Peristiwa Dahsyat Saat Musa AS Bertemu Allah: Gunung Hancur dan Musa Pingsan

oleh -311 views

Penjelasan ini menegaskan bahwa gunung yang kokoh, teguh, dan jauh lebih kuat dari manusia, tidak akan mampu bertahan jika Allah SWT menampakkan diri-Nya. Kitab-kitab kuno menerangkan, tidak ada makhluk hidup yang mampu melihat Allah SWT tanpa mati, dan tidak ada benda mati yang bisa tetap tegak di hadapan-Nya.

Ibnu Abbas RA menyebutkan bahwa cahaya Allah SWT yang ditampakkan-Nya akan membuat segala sesuatu tidak bisa tegak berdiri.

Kemudian, terjadilah momen dahsyat yang tak terbayangkan. Sesuai dengan firman-Nya dalam Surah Al-A’raf ayat 143:

فَلَمَّا تَجَلّٰى رَبُّهٗ لِلْجَبَلِ جَعَلَهٗ دَكًّا وَّخَرَّ مُوْسٰى صَعِقًاۚ

Artinya: “Maka, ketika Tuhannya menampakkan (keagungan-Nya) pada gunung itu, gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan.”

Baca Juga  Perkuat Konektivitas di Pulau Obi, Harita Nickel Hadirkan Jembatan Akelamo dan Dermaga Panji Baru

Dalam tafsir Kemenag, dijelaskan bahwa gunung yang hancur itu sama rata dengan tanah. Nabi Musa pun jatuh pingsan ketika menyaksikan peristiwa dahsyat itu.

Setelah Nabi Musa sadar kembali, ia yakin bahwa tidak dapat melihat Allah SWT di dunia ini dengan cara apa pun. Musa pun berkata, “Mahasuci Engkau, lagi Maha Agung, aku bertobat kepada Engkau karena telah lancang meminta sesuatu yang tak Engkau izinkan, dan aku adalah orang yang pertama-tama beriman, yang percaya bahwa Engkau tidak dapat dilihat seperti yang kumohonkan.”

No More Posts Available.

No more pages to load.