Persinggahan Sementara

oleh -401 views

Cerpen Karya: Intann

INI kisahku, dimana aku tumbuh dengan kebencian dan rasa dendam. Setelah mengetahui kenyataan yang terungkap, aku mulai membenci kehidupan ini. Tidak semua orang bisa dipercaya, aku sudah berkali-kali tertipu. Bahkan, teman baik pun dapat mengacungkan pisaunya.

Satu-satunya orang yang tidak pernah sadar akan perilakunya. Dialah sahabat sekaligus pengkhianat yang berperan besar dalam kehidupanku. Saat bertemu pertama kali dengannya aku terhasut akan permainan liciknya. Hal itu terus berlanjut tanpa sepengetahuanku. Aku merasa bak di sihir mantra sakti olehnya. Setelah bertahun-tahun, aku baru menyadari picik dirinya saat hidupku diujung tanduk. Aku tak bisa berbuat apa-apa selain menyesali masa lalu. Kini, orang itu hidup bahagia karena buah hasil kerja kerasku.

Baca Juga  Perubahan Saham PT Karya Wijaya, Upaya Sherly Tjoanda Hindari Jerat Hukum?

Semua jerih payahku selama ini dinikmati orang lain. Berbeda sekali dengan kehidupannya yang semakin manjur, diriku terlilit hutang akibat perbuatannya. Walaupun aku tahu sekejam apa perbuatannya, tetapi diriku tetap tidak berambisi untuk membalas dendam yang selama ini tersimpan. Karena aku percaya dengan hukum karma. Aku percaya dia akan mendapatkan buah hasil perbuatannya dimasa yang akan datang. Tujuanku sekarang hanyalah melunasi hutang dan menjauh darinya secepat mungkin.

No More Posts Available.

No more pages to load.