Pj. Bupati Malra Buka Rakor Pemberdayaan Koperasi Dan UMKM Provinsi Maluku

oleh -2 Dilihat

Jasmono juga mengatakan sejak tahun 2020 sampai 2023, sebanyak 3.693 usaha mikro yang difasilitasi pemodalan. Sumber dana APBD Kebupaten, APBD Provinsi dan APBN. Tahun 2024 ini akan difasilitasi sebanyak 23 Usaha Mikro.

Lanjutnya dalam hal pengembangan koperasi, sampai dengan tahun 2022, jumlah koperasi di Kabupaten Maluku Tenggara sebanyak 347 unit. Dari jumlah itu, yang dikategorikan koperasi aktif sebanyak 296 unit, atau 85,30 persen.

Tingkat keaktifan koperasi masih belum mencapai 100 disebabkan oleh, 1) Tingkat Partisipasi Anggota terhadap Simpanan dan Tabungan rendah; 2) Ketergantungan terhadap modal luar masih tinggi; 3) Sumber Daya Pengurus/Pengelola Koperasi yang masih rendah dan 5) Kapasitas Aparatur yang masih terbatas paparnya.

Baca Juga  KPK Tangkap 14 Orang dalam OTT di BNPB, Sestama Rustian Ikut Diamankan

Jasmono juga mengatakan beberapa permasalahan ini yang terus diupayakan untuk dapat ditangani. Melalui penyusunan program dan kegiatan yang sesuai, maka tergat meningkatnya jumlah koperasi aktif, koperasi sehat, koperasi berkualitas, maupun koperasi mandiri dapat dicapai di waktu waktu mendatang.

“Di kesempatan ini juga Kami perlu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan terlebih khusus Pemerintah Provinsi Maluku. Beberapa tahun terkahir, kami medapatkan alokasi DAK Non Fisik untuk Peningatan Kapasitas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil. Nilai anggaran sebesar Rp451.803.000,00 digunakan untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan usaha Koperasi maupun Usaha Mikro,” terang orang nomor satu di Malra tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.