PKS Maluku Tolak Wacana Presiden Tiga Periode

oleh -36 views
Link Banner

Porostimur.com, Namlea – Ketua DPW PKS Maluku Asis Sangkala secara tegas menolak wacana presiden tiga periode karena dinilai inkonstitusional.

Dalam rakerda DPD PKS Buru di Namlea, Minggu (13/3/2022) yang juga bersamaan waktunya dengan rakerda Kota Tual dan Malra, Asis Sangkala mengatakan bahwasannya penambahan lagi masa jabatan akan berdampak pada keinginan level kepala daerah yang juga perlu mendapatkan perpanjangan jabatan. Hal tersebut jelas tidak sesuai dengan peraturan yang di ada selama ini.

“Dua saja belum cukup, jangan ditambah lagi. Nanti gubernur dan bupati minta tambah lagi masa jabatannya menjadi tiga periode,” ungkap Asis Sangkala.

Asis juga melontarkan sentilan kecil untuk rakyat buru terkait setuju tidaknya dengan wacana tersebut. “Kira-kira orang Buru setuju ka seng?”, tanya Asis Sangkala

Sontak pertanyaan tersebut ramai di tolak seluruh peserta yang hadir.

Asis menilai masih banyak figur baru yang memiliki kemampuan dan bisa melanjutkan pemerintahan dan perjuangan sebelumnya.

“Sudah jua, sampe jua. Kasih juga kesempatan kepada yang lain untuk memimpin bangsa ini dan melakukan perubahan untuk masyarakat dan bangsa ini.”

Penegasan PKS dalam menolak wacana presiden tiga periode telah dilontarkan sejak awal wacana itu muncul. Dirinya menilai wacana tersebut bagian dari akal akalan yang dibuat atas kepentingan pihak tertentu.

Baca Juga  Australia Bakar Kapal Nelayan Indonesia yang Tertangkap Bawa Sirip Hiu Ilegal

“Ini akal-akalan saja karena semua pintu masuk mewujud nyatakan keinginan mereka itu hanya melalui Amandemen UUD 1945, Kalau UUD 45 tidak diamandemen, maka semuanya inskonstitusional. Perpanjangan inskonstitusional, termasuk perpanjangan masa jabatan DPR/DPRD juga inskonstitusional.

Lebih jauh Asis Sangkala menjelaskan jika perpanjangan presiden dan beberapa jabatan lain tetap dilakukan, ia menghawatirkan akan adanya hal administrasi yang buruk yang akal dilakukan.

“Jadi kalau DPR/DPRD diperpanjang masa jabatan dengan SK Presiden, saya tidak mau karena selesai perpanjangan masa jabatan lalu BPK RI Aaudit, kita nanti disuruh mengembalikan uang negara selama dua tahun nikmati perpanjangan jabatan,”jelas Asis Sangkala.

Asis juga menyindir Presiden Jokowi, walau tidak menyebutkan nama maupun jabatan dengan mengatakan, presiden tidak memiliki konsisten dengan apa yang diucapkan sebelumnya.

“Dulu bilang wacana tiga periode ini mau menampar muka saya, mau sengaja cari muka saya.Saya punya muka sudah ada, tidak perlu cari-cari muka,Tapi yang terakhir ini bilang, saya akan tegak lurus dengan konstitusi. Apapun yang dikatakan konstitusi, itulah saya berada di situ,” sindirnya

Baca Juga  Percaya Ilmu Hitam, Dokter di India Suntik Mati Istrinya demi Dapat Harta Karun

Sangkala meyakini, kalau amandemen sudah dilakukan, maka bola panas presiden tiga periode akan sulit dibendung, sebab diamandemen itu tidak mungkin dibikin perpanjangan dua tahun setengah. Paling mungkin adalah dapat dipilih kembali untuk satu periode lagi.

Dalam bagian lain sambutannya, Asis Sangkala juga memuji semangat dan optimisme Pengurus DPD PKS Kabupaten Buru untuk menggapai kemenangan di pemilu 2024.

Memotivasi warga PKS di daerah itu, Asis Sangkala mengungkapkan, kalau Umat dan masyarakat Indonesia mengharapkan agar PKS menjadi partai pemenang.

Ia lalu menyentil Rakernas sebulan lebih yang lalu, DPP PKS memaparkan hasil survey lembaga survey dan PKS sudah di angka 9,9 persen.

Lembaga survey resmi yang mempublikasi juga rata-rata PKS diangka 7-8 persen .Terakhir Kedai Kopi mempublikasi hasil survey PKS diangka 8 koma, hampir 8 persen.

Untuk pemenangan pemilu di Kabupaten Buru, DPW PKS tidak menargetkan yang muluk-muluk, hanya perolehan tiga kursi di DPRD Kabupaten Buru dan merebut kembali posisi tiga besar sehingga menjadi salah satu pimpinan dewan.

Baca Juga  Kasus Kesultanan Jailolo Bentukan Sultan Nuku dari Tidore

Asis juga mengharapkan perolehan suara terbesar dari Kabupaten Buru untuk meraih kembali kursi di DPRD Propinsi Maluku. Selama ini PKS selalu menempatkan wakilnya dari Dapil Pulau Buru (Buru dan Buru Selatan), namun lepas di periode lalu.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Buru, Solihin Buton, dalam sambutannya mengatakan, Rakerda ini bagian dari evaluasi program kepengurusan satu satu yang lalu dan yang akan direncanakan pada tahun yang akan datang.

Solihin menyinggung Thema rakerda yang mengedepankan semangat restorasi dan kolaborasi, bahwa PKS hari ini sudah terbuka dan mengikuti perkembangan jaman.

“Saat ini jamannya digitalisasi, maka PKS juga tidak boleh peka dengan media sosial.Setiap kegiatan yang kita lakukan harus diekspose. Kita harus tunjukan kepada publik bahwa pelayanan PKS kepada masyarakat cukup luar biasa,” tegasnya.

Ia menyebut ada Penambahan anggota baru di Kabupaten Buru pada tahun 2021 lalu kurang lebih 3500 anggota dan 1.028 kader baru. Tahun 2022 ini akan ada penambahan 1500 kader dan tahun 2023 juga 1500 kader. (ima)