PMII menilai konsolidasi seluruh potensi pemuda menjadi penting untuk memastikan KNPI dapat menjalankan perannya sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan di daerah.
Kepemimpinan KNPI, lanjut Arfat, tidak cukup hanya mengandalkan struktur organisasi, tetapi juga membutuhkan kemampuan membangun kebersamaan dan komunikasi lintas OKP.
KNPI Didorong Jadi Mitra Kritis Pemerintah
Selain persoalan konsolidasi, PMII juga menilai pentingnya posisi KNPI sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis Pemerintah Kota Tual.
Arfat menyebut komitmen Gasandi untuk menempatkan pemuda sebagai bagian penting dalam proses pembangunan menjadi salah satu pertimbangan PMII.
“Ini salah satu visi dan komitmen yang baik. Pasalnya, pemuda merupakan mitra kritis pemerintah yang memberikan masukan konstruktif untuk pembangunan,” pungkasnya.
Menurut PMII, pemuda tidak semestinya hanya menjadi objek pembangunan. Organisasi kepemudaan harus memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, kritik dan rekomendasi terhadap kebijakan pemerintah.
Karena itu, KNPI diharapkan mampu menjadi jembatan antara kepentingan pemuda dengan pemerintah sekaligus memastikan aspirasi generasi muda mendapat ruang dalam proses pembangunan Kota Tual.
Dukungan PMII tersebut menambah dinamika menjelang Musda KNPI Kota Tual. Dengan semakin mengkristalnya dukungan dari sejumlah elemen pemuda, kontestasi kepemimpinan KNPI Kota Tual diperkirakan akan semakin menarik untuk diikuti.









