Kapolres meyakini dan percaya ketika tokoh-tokoh agama bersatu, ketika umat Muslim dan Kristen bersatu, maka wilayah SBB akan aman dan damai.
Kapolres meminta Kabag Ops untuk merencanakan kegiatan ini, bermula saat dirinya mengikuti kegiatan di Jakarta dan melihat berita kejadian konflik antar ormas agama di Bitung, “saya langsung teringat daerah Kabupaten SBB jangan sampai terjadi di sana,” ucapnya.
Ia pun menghubungi Pejabat Utama Polres SBB, untuk segera diantisipasi secepatnya dengan mendatangi tokoh-tokoh agama agar meredam isu provokasi dan memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat melalui video rekaman.
Kapolres yakin dan percaya bahwa dengan peran tokoh-tokoh agama, masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu provokasi yang berkembang. Kemudian Kapolres berinisiatif untuk berkumpul dengan tokoh-tokoh agama yang bertujuan menjaga situasi kamtibmas yang aman dan damai terutama menjelang Natal, Tahun Baru dan Pemilu Tahun 2024.
“Saya memohon bantuan kepada tokoh-tokoh agama karena merupakan sesepuh maupun orang tua saya, yang harus memberi nasehat kepada kami, karena tanpa dukungan dari tokoh agama dan tokoh pemuda kami tidak ada apa-apanya,” ucapnya.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak melalui doa maupun hubungan, karena hal ini merupakan semangat baginya, sehingga sampai situasi kamtibmas di SBB hingga kini dalam keadaan aman dan kondusif.











