Pada akhirnya, puasa adalah “ruang khusus” antara hamba dan Tuhannya—sebuah ibadah yang sunyi, tetapi sarat makna. Dari sanalah lahir kesadaran, bahwa hidup bukan sekadar bertahan, melainkan memahami, mensyukuri, dan kembali kepada-Nya. (**)
Puasa dan Tafakur









