Puisi-puisi Akhir Tahun Mansyur Armain

oleh -125 views

Dan Lelaki yang Merindu Laut

*Teruntuk Iphinkoko dan Nana

Setelah lama merindu di batas pantai
aku mendayung lewati pulau dengan layar yang ditancapkan pada sampan
antara selat maitara, janji ombak kepada laut di dekat pintu dermaga
jangan lagi merekayasa langkah demi cinta

Tiba dan pergi mendesak rasa
ke mana kita membuang hati untuk menanti kekasih
menunggu pulang dari pahitnya air laut
yang tak tahu mencatat kisah dan jejak pantai di akebay

Setumpuk kenangan di dada ini
antara musim yang berlalu di bulan sebelas
aku bersabar dan menyimpan bekas cinta di tanah rempah
mungkin itu, lukisan senja yang setia pada malam

Baca Juga  Deretan Brevet Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Diangkat Jadi Pangdam V/Brawijaya

Ketika nelayan dan burung-burung berpulang
yang rindu kepada tungku tak lagi berasap
di dapur, anak ikan mati di atas bara api
bilang saja, aku sedang memasak cinta dengan airmata

Kurelakan kau menjadi kenangan sendiri
untuk diketahui tak mengulang murka kedua kali
ketika memanggilku menghargai tuhan
kapan kita saling merelakan hidup bersama perempuan biasa
dan lelaki yang merindu laut

Tidore, 5 Desember 2023

=======

Antar Kisah Bakar Luka

Padahal mencintaimu bagai gunung maitara
di hamparan hutan penuh tangisan
yang menunggu tanah demi amanah ikan fufu
engkau bagai tulang rusuk laut yang berkorban kepada tuhan

Aku mendengar mimpi dari lubang sampan
cuma kabar tak sampai pada harapan
pulang mengarang hidup di pinggir pantai
padamulah aku meramu ulang cinta yang dahulu tertindas

No More Posts Available.

No more pages to load.