Rakyat Disikat, Hutan Dilumat

oleh -7 Dilihat
Yusuf Blegur, Kolumnis

Hati mereka busuk, pikiran mereka licik, mulut mereka beracun. Itulah gambaran pemerintahan yang tak tahu berterimakasih dan membalas hutang budi pada rakyat. Rakyat yang memberi mereka mandat dari secarik kertas legalitas dan legitimasi kewenangan, diselewengkan dengan menumpuk kekayaan dan tindakan penindasan. Alam semesta yang ikut menjaga kehidupan mereka juga ikut menjadi korban.

Apa yang terjadi pada kemudian hari, tiada yang tahu. Akankah musibah dan bencana itu akan terus datang?. Haruskah rakyat dan semesta alam yang menanggung dosa segelintir orang?. Jangan bertanya pada rumput yang bergoyang, mungkin sebaiknya minta penjelasan pada diri sendiri masing-masing. Apakah kita semua masih menjadi manusia dan berlaku adil pada semesta alam?

Baca Juga  Pembangunan Sungai Waitomu Disorot Warganet, Publik Pertanyakan Izin dan Sikap Pemerintah

Rakyat seperti penonton yang harus membayar mahal demi menyaksikan sirkus pejabat penuh akrobatik. (*)

Bekasi Kota Patriot, 20 Jumadil Akhir 1447 H/11 Desember 2025

No More Posts Available.

No more pages to load.