Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku (BWS), Marva Ranla Ibnu, S.T, M.T mengatakan, dalam rangka menyambut hari air sedunia, seluruh rangkain kegiatan sudah dilakukan hingga pada penanaman pohon. Hakekat dari pada Hari Air Nasional sebenarnya adalah bagaimana kita dapat memperlakukan air berdasarkan hakekatnya.
“Jika air yang didapatkan sedikit maka akan membawa dampak yang negatif bagi masyarakat. Namun jika air yang didapatkan sangatlah banyak, maka harus dapat dikelola dengan baik dan inilah yang dinamakan dengan WATER MANAGEMENT atau Manajemen Sumberdaya Air. Manajemen sumberdaya air adalah aktivitas merencanakan, mengembangkan, mendistribusikan, dan mengelola penggunaan sumber daya air secara optimal”, ujarnya.
Dalam arahannya Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Maluku tentunya memiliki keterkaitan dengan perguruan tinggi yang ada di Maluku.
Perguruan tinggi memiliki 3 poin penting yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat atau yang dikenal dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dikatakan pula, pengelolaan air sangatlah penting dan membutuhkan kolaborasi dari semua institusi, baik pemerintahan maupun swasta tetapi juga partisipasi masyarakat.










