Reses di Kormomolin, Andreas Taborat Ingatkan Warga Cegah Karhutla dan Jaga Sumber Air

oleh -34 Dilihat
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca kering menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Maluku Andreas JW Taborat.

“Setelah dibersihkan kebun, diharapkan agar menjaga dengan baik sejak membakar, agar tak melebar hingga ke hutan,” katanya.

Bakar Lahan Harus Terkendali, Pohon di Kebun Jangan Sembarangan Ditebang

Bagi Taborat, persoalan lingkungan di Kormomolin tidak hanya berkaitan dengan potensi kebakaran hutan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menebang pohon secara sembarangan, termasuk pohon-pohon yang masih berada di kawasan perkebunan.

Menurutnya, keberadaan pohon memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama dalam mempertahankan ketersediaan dan kestabilan sumber air.

“Pohon yang ada di dalam kebun juga jangan ditebang tetapi dipelihara. Karena pohon berguna, saat musim panas dan bisa menjaga kestabilan debit air. Namun jika ditebang, maka debit air kurang dan masyarakat yang susah,” ujarnya.

Baca Juga  Menembus Padang Savana Pulau Moa, Perjalanan Sore Bersama Umar Lessy Menuju Gunung Kerbau

Karena itu, masyarakat diminta melihat pengelolaan kebun tidak hanya dari sisi kebutuhan produksi saat ini, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.

Sebab, ketika tutupan pohon berkurang, dampaknya tidak hanya dirasakan terhadap kondisi lingkungan, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap ketersediaan air yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Jaga Hutan, Jaga Air, Jaga Kehidupan Warga

Taborat berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dapat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak musim kemarau.

No More Posts Available.

No more pages to load.