Respons Invasi Rusia, NATO Terjunkan Ribuan Tentara-100 Jet ke Ukraina

oleh -0 Dilihat
Prajurit Garda Nasional Ukraina mengambil posisi di pusat Kyiv.* /Reuters/

Diketahui NRF merekrut para prajurit dan para wanita dari seluruh anggota aliansi NATO yang terdiri dari 30 negara. Mereka ditempatkan di darat, udara, laut atau dalam operasi khusus selama periode 12 bulan, di mana selama waktu itu mereka adalah responden pertama dalam keadaan darurat, misalnya ancaman militer hingga bencana alam.

Namun hingga saat ini, NRF tidak disiapkan untuk menangkal ancaman Rusia.

Selain pasukan darurat, NATO juga memiliki pasukan yang beroperasi di sisi timur dan tenggaranya, baik di darat, di laut dan di udara untuk mencegah agresi Rusia. Ada empat kelompok penting -masing-masing dengan sekitar 1.000 tentara- yang berbasis di negara-negara Baltik di Estonia, Latvia dan Lituania, dan juga di Polandia.

Baca Juga  Polres Kepulauan Sula Fasilitasi Pertemuan Kawata-Kaporo, Proses Hukum Kematian Riswan Umasugi Dikawal

Tentara AS

Dilansir AFP, pada 2 Februari 2022 lalu, AS telah mengerahkan sekitar 2.000 tentara Divisi Lintas Udara untuk membantu melawan invasi Rusia. Adapun dari jumlah itu, sekitar 1.700 tentara AS bersiap siaga di Polandia, sementara sisanya disiagakan di Jerman, yang menjadi markas pasukan AS di Eropa.

Beberapa hari setelahnya, AS kembali mengirim 3.000 tentara tambahan ke Polandia. Tentara tersebut berasal dari Divisi Lintas Udara ke-82, yang merupakan pasukan reaksi cepat utama dalam militer AS, telah ditempatkan dalam kondisi siaga sejak akhir Januari lalu atas permintaan Presiden Joe Biden.