Sambut LIN dan Blok Masela DPRD Minta Pemerintah Maluku Tingkatkan Kualitas SDM Tenaga Kerja

oleh -113 views
Link Banner

Porostimur.com-Ambon: Dalam mempersiapkan Pembangunan Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Migas Blok Masela serta perusahaan besar di Maluku, DPRD Provinsi Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan bagi tenaga kerja di Provinsi Maluku.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Ruslan Hurasan, mengatakan, terkait tenaga kerja di Provinsi Maluku bahwa, tenaga kerja di Provinsi Maluku, mestinya Dinas Tenaga Kerja mendorong peningkatan kapasitas atau pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan kebutuhan LIN ke depan.

“Bukan hanya persoalan LIN, kebutuhan masyarakat, kebutuhan perusahaan tapi persiapan sumberdaya manusia untuk Blok Masela,” ungkap Hurasan kepada wartawan di Baileo Rakyat-Karpan, Jumat (19/11/2021).

Dirinya mengatakan, terkait dengan Blok Masela BUMD kita telah bekerjasama dengan badan usaha dalam upaya kita untuk menyiapkan tenaga terampil.

“Dinas Tenaga Kerja kita dorong setiap untuk melakukan pelatihan sesuai dengan kebutuhan yang ada di provinsi Maluku 100 sampai 200 orang. Kemudian pemerintah daerah juga harus bekerjasama dengan universitas, Balai latihan kerja difungsikan atau dipergunakan dalam upaya kita untuk menyiapkan sumberdaya manusia,” tutur Hurasan.

Baca Juga  Rossa Hingga Isyana Sarasvati Bakal Meriahkan Konser Virtual 'Berangkat dari Sebuah Lagu', Kembali Kenang Glenn Fredly

Hurasan bilang, ini juga menjadi catatan untuk kita setelah kita melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan, kita dapat bersosialisasi mendorong penerimaan karyawan dan tenaga kerja harus diatas 50 persen untuk tenaga lokal kita, namun disisi lain kita juga harus menyiapkan sumberdaya manusia terutama skil anak-anak daerah.

“Pertama SUPM sudah mulai mengidentifikasi kebutuhan. Kedua, berkoordinasi secara baik, kita juga harus koordinasi secara baik, ada dana ADD ini yang harus kita dorong dan dimulai dari bawah, mengidentifikasi kebutuhan anak-anak kita dari tingkat desa atau negeri baru kemudian disambut oleh pemerintah daerah kabupaten/kota kemudian provinsi memediasi untuk dilakukan pelatihan, bekerjasama lagi dengan Balai latihan kerja,” paparnya.

Baca Juga  Momentum Hari Sumpah Pemuda, Hurasan Ajak Pemuda Bersatu Bangun Maluku

Dicontohkannya, Balai Latihan Kerja keterampilan untuk perempuan, misalkan balai latihan di desa Tial yang sudah dipergunakan untuk penyiapan skil untuk keterampilan lain sesuai dengan kebutuhan dan itu yang harus didorong.

“Kemudian skil anak-anak yang lulusan SUPM Budidaya Perikanan itu juga harus didorong. Teknik kita di Universitas Pattimura yang sudah lulus juga harus diasah keterampilan skil sesuai dengan kebutuhan dan ini yang harus disiapkan,” jelasnya.

Kedepannya lanjut Hurasan, DPRD berharap agar Pemerintah Daerah Provinsi Maluku berkoordinasi dengan semua stakeholder.

“Universitas yang ada harus kita koordinasikan secara baik dan kita dorong pelatihan kerja lewat kementerian Tenaga Kerja kita yang ada harus kita dorong,” katanya.

Baca Juga  Kuker ke Manado, DPRD Kota Ternate Pelajari Uji Kir dan Tunjuangan RT/RW

“Dinas Tenaga Kerja menjadi dinas yang nantinya men-drive, sebab tiap tahun mereka memiliki program peningkatan pelatihan tenaga kerja bagi anak-anak kita dan sudah dijanjikan oleh dinas hampir 300 orang. 100 orang diperuntukkan untuk tenaga skil bagi perusahaan-perusahaan yang ada di Maluku Barat Daya. Ini harus disambut, identifikasi tenaga-tenaga kita mulai dari tingkat desa hal ini yang harus didorong agar naik ke atas,” tutup Hurasan. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.