Satgas PKH dan Ilusi Penertiban Tambang: Kosmetik Penegakan Hukum di Balik Militerisasi Kawasan Hutan

oleh -297 views

Kemenangan Semu Negara, Derita Nyata Warga

JATAM menegaskan bahwa pengembalian sebagian kecil lahan tambang bukanlah kemenangan yang layak dirayakan. Langkah tersebut dinilai hanya simbol kosong yang tidak menyentuh persoalan mendasar berupa perampasan ruang hidup, kerusakan ekologis, dan kriminalisasi warga.

“Bagi warga Halmahera, klaim ini sama sekali tidak memulihkan keadilan. Tanah, hutan, pesisir, dan sumber air yang dirampas tidak otomatis kembali hanya karena negara mengklaim sebagian kecil lahan,” tutup Alfarhat.

JATAM mendesak pemerintah menghentikan praktik penertiban kosmetik dan mulai menegakkan hukum secara transparan, akuntabel, serta berpihak pada pemulihan hak-hak warga dan keberlanjutan lingkungan—bukan sekadar memoles citra di tengah laju ekstraksi sumber daya alam yang kian masif. (Tim)

Baca Juga  Front Bersama Anti Korupsi Desak Kejati Malut Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.