Kemenangan Semu Negara, Derita Nyata Warga
JATAM menegaskan bahwa pengembalian sebagian kecil lahan tambang bukanlah kemenangan yang layak dirayakan. Langkah tersebut dinilai hanya simbol kosong yang tidak menyentuh persoalan mendasar berupa perampasan ruang hidup, kerusakan ekologis, dan kriminalisasi warga.
“Bagi warga Halmahera, klaim ini sama sekali tidak memulihkan keadilan. Tanah, hutan, pesisir, dan sumber air yang dirampas tidak otomatis kembali hanya karena negara mengklaim sebagian kecil lahan,” tutup Alfarhat.
JATAM mendesak pemerintah menghentikan praktik penertiban kosmetik dan mulai menegakkan hukum secara transparan, akuntabel, serta berpihak pada pemulihan hak-hak warga dan keberlanjutan lingkungan—bukan sekadar memoles citra di tengah laju ekstraksi sumber daya alam yang kian masif. (Tim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









