Saulahirwan: Pernyataan Hendrik dan Benhur Soal PI 10 Persen Jangan Dipolitisir

oleh -316 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku (HIMAPEL) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Ambon, Nikodemus Antonis Saulahirwan, SH mengatakan, pada prinsipnya tetap mendukung perjuangan Pemda dan DPRD Kabupaten Kepulaun Tanimbar dalam memperjuangkan hak masyarakat Tanimbar terkait PI 10% secara adil asalkan untuk kepentingan masyarakat Tanimbar secara keseluruhan.

“Saya berharap jangan Kita seakan-akan politisir pernyataan Pak Hendrik Lewerissa Anggota DPR RI dan juga Pak Benhur G Watubun Anggota DPRD Provinsi Maluku, karena kalau disimak secara seksama pernyataan Lewerissa, justeru keseluruhannya membela kepentingan masyarakat Tanimbar,” katanya di Ambon, Rabu (21/4/2021).

Saulahirwan bilang, bahwa yang disampaikan Lewerissa itu untuk jangan dikelola untuk kepentingan politik elit di KKT. Beliau sampaikan semata-mata bertujuan untuk mengingatkan para elit KKT, bukan rakyat biasa, agar mereka fokus dalam perjuangan untuk memperoleh bagian yang adil dari PI 10 % itu.

Baca Juga  Angka Pengidap HIV/AIDS di Halut Bertambah Jadi 713 Kasus

Beliau sampaikan itu agar tuntutan KKT semetinya  diresponds secara arif oleh Pemda Provinsi Maluku dengan mengajak semua pihak duduk bersama dan membicarakannya dengan baik.

“Apa yang sala dalam penyampaian Pak HL? aneh juga maksud Pak HL dipelintir untuk menyerang Pak HL,” katanya.

“Pernyataan Pak Benhur G Watubun juga harus kita simak baik-baik sehingga kita bisa dapat intisari dari penyataan tersebut. Misalnya kecurigaan beliau jangan jangan merupakan permainan dari pusat ke daerah supaya timbul konflik kemudian mengambil kebijakan dari on shore kembali ke off shore. Saya rasa hal ini perlu kita antisipasi juga sehingga Blok Masela Ini Tetap Pada Skema On Shore. Saya kira Pak benhur juga sangat sayang kepada Tanimbar karena beliau berdarah Tanimbar. Jadi bukan tidak mungkin beliau akan berjuang buat masyarakat tanimbar dengan cara beliau sendiri,” beber Saulahirwan.

Baca Juga  Ada Apa, "Hatala" Terkesan Takut Kasih Teguran Berat untuk Bendahara Kecamatan Huamual

“Terkait perjuangan PI ini Saya kira sudah selesai tinggal masyarakat menanti pembagian PI ini kira-kira Tanimbar dapat berapa persen dari segi keadilan. Harapan saya semoga pembagian PI Blok Masela Ini soal asas keadilan,” pungkasnya. (olof)