Sedih Bercampur Marah! Prabowo Pro Israel

oleh -3 Dilihat
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis

Seorang Presiden Indonesia tidak mungkin lupa dengan amanat konstitusi. Indonesia membela Palestina itu amanat konstitusi. Tidak melulu soal agama.

Pembukaan UUD 1945 alinea pertama dengan tegas menyatakan, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.

Israel telah mencaplok tanah Palestina melalui perang 6 hari tahun 1967. Dalam perang 6 hari itu, Israel berhasil mencaplok Tanah Palestina, diantaranya; Tepi Barat, Yerusalem Timur, Jalur Gaza, Dataran Tinggi Golan di Suriah, dan Semenanjung Sinai di Mesir.

Setelah wilayah Palestina hampir semuanya dikuasai Israel, Presiden Prabowo meminta Israel mengakui kemerdekaan Palestina yang hampir semua Tanah Palestina dicaplok oleh Israel. Sandiwara politik apa lagi yang dimainkan untuk mengelabui rakyat Palestina dan ummat Islam Indonesia?

Seperti membela Palestina dengan mengajukan syarat pengakuan kemerdekaan sementara membiarkan Israel mencaplok Tanah Palestina dan genosida sistematis dengan membuka hubungan diplomatik dengan negara penjajah seperti Israel.

Baca Juga  Perkuat Akses Layanan Kesehatan hingga Pelosok, Bupati Halbar Resmikan 4 Puskesmas Afirmasi

Wajar bila ummat Islam sedih dan marah atas sikap politik Presiden Prabowo terhadap Palestina dan Israel. Tampak seperti membela Palestina. Padahal pro Israel. Mengirim pasukan perdamaian ke Palestina hanyalah basa-basi politik agar kelihatan pro Palestina. Sejatinya Pro Israel.

No More Posts Available.

No more pages to load.