Sekte Hashashin, Pembunuh yang Ditakuti Dunia Islam dan Eropa

oleh -1,124 views

Setelah 35 tahun memimpin sekte Hashashin, Hasan Sabbah meninggal dunia sekitar tahun 1124 M, di dalam Istana Alamut. Meski sudah ditinggalkan oleh pendirinya, namun sekte ini masih sangat aktif dan semakin berhasil melancarkan aksi-aksinya.

Saking melegendanya Hashashin, bahkan sampai hari ini kata “Hashashin” diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi “Assassin”, yang artinya adalah orang yang membunuh orang-orang penting demi tujuan politik atau agama.

Beberapa korban yang berhasil dibunuh, dan tercatat dalam sejarah antara lain:

1. Nizam al-Mulk (1092 M) – seorang Wazir di kekaisaran Saljuk, dibunuh oleh seorang anggota Hashashin yang menyamar sebagai sufi.

2. Mawdud dari Mosul (1113 M) – Wazir dinasti Fatimiyah, dibunuh saat dia meninggalkan sebuah masjid setelah sholat.

Baca Juga  Akui Beasiswa Mahasiswa Unkhair Belum Dianggarkan, Bupati Halsel: Terkendala Kondisi Keuangan Daerah

3. Al-Afdal Shahanshah (1122 M) – Wazir dinasti Fatimiyah, terbunuh saat perayaan Idul Adha.

4. Bursuqui dari Mosul (1126 M)–Pengganti Mawdud dari Mosul juga dibunuh oleh anggota Hashashin.

5. Al Amir (1130 M) – Khalifah dinasti Fatimiyah.

6. Mustarshid Billah (1135 M) – Khalifah Abbasiyah, Raja ke-29. Setelah terbunuh, pembunuhnya memotong telinga Khalifah tersebut.

7. Raymond II dari Tripoli (1152 M) – seorang raja pasukan Salib Frank, terbunuh di gerbang Tripoli.

No More Posts Available.

No more pages to load.