
Lanjut Derlen, “namun belum sempat membubarkan diri, muncul sejumlah kelompok (preman) yang diduga suruhan dari salah satu pengurus DPP IKAPATTI, kemudian melakukan penyerangan terhadap para massa aksi menggunakan batu dan kayu bahkan ada beberapa orang yang juga dipukul”.
“Aksi kekerasan dari sejumlah preman itu berhasil dihentikan oleh para security dan pegawai Unpatti yang berada di sekitar TKP,” terang Derlen.
Aksi itu pun berakhir dengan memasang palang di pintu sekretariat IKAPATTI yang dilakukan oleh sejumlah massa aksi setelah tidak mendapat jawaban dari pengurus IKAPATTI.
“Kami akan mendesak pihak rektorat agar melakukan evaluasi terhadap oknum pengurus DPP IKAPATTI yang diduga dalang dari penyerangan tersebut agar kedepan tidak ada lagi korban perampasan ruang demokrasi bagi yang lain,” pungkasnya. (akib)










