Karena itu, pihak sekolah berupaya agar hasil TKA siswa tidak jauh berbeda dengan nilai ijazah. Pendampingan pun disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.
“Setiap anak punya kemampuan yang berbeda. Guru memberikan pendampingan lebih intens bagi anak-anak yang membutuhkan,” tambah Sintia.
Bimbingan Diintegrasikan dengan Jam Pelajaran
Dalam pelaksanaannya, bimbingan TKA diintegrasikan dengan jam pelajaran reguler kelas IX. Setiap minggu terdapat dua kali pertemuan untuk masing-masing mata pelajaran, dengan pembagian antara pembelajaran kurikulum dan latihan soal TKA.
“Pertemuan pertama fokus ke materi kurikulum, pertemuan kedua fokus ke latihan TKA. Materinya sinkron karena kisi-kisi TKA tidak jauh dari materi kelas IX,” pungkasnya. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com









