Soal sepele, ibu kandung dibantai anak kandung

oleh -15 views

@Porostimur.com | Ambon :Menghilang selang 3 minggu, warga Negeri Tuhaha, B.A (63) akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa di dalam hutan di dalam hutan, Dusun Tuha Anakotta, Negeri  Tuhaha, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah.

Usut punya usut ternyata BA dibantai oleh anak kandungnya sendiri, Yance Anakotta/YA (37) yang sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak beberapa tahun terakhir.

Pihak kepolisian saat mengambil mayat dari dalam hutan (dok)

Mirisnya lagi, BA dibantai YA hanya dikarenakan sepatu dan baju YA diambil oleh BA dan tak dikembalikan.

Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres P. Ambon dan Pp. Lease, AKP Teddi,SH,S.IK, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Kamis (5/4).

Link Banner

”Pelaku nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya itu lantaran tersinggung dengan perbuatan korban yang mengambil sepatu dan baju  pelaku. Pelaku yang bermental gangguan jiwa, kemudian meminta baju dan sepatunya agar dikembalikan oleh korban namun korban yang tidak menggubris permintaan pelaku, membuat pelaku akhirnya marah dan mengambil sepotong kayu kemudian memukul korban sebanyak 10 kali hingga korban meninggal dunia. Usai memukul korban hingga meninggal dunia, pelaku kemudian menutup jenasah korban dengan timbunan kayu dan sekam di dalam Hutan Dusun Tuha Anakotta, Negeri Tuhaha, kurang lebih tiga minggu lama,” ujarnya.

Baca Juga  Rejim Scopus

Sebelumnya, akunya, ketidakhadiran ibu kandungnya dalam kurun waktu 3 minggu sejak Sabtu (7/3), menyebabkan salah satu anak korban, Marlin Anakotta (56), mencari tahu dimanakah keberadaan BA.