Sebanyak 59,4 persen responden tidak setuju atau sangat tidak setuju bahwa perang terjadi karena Iran dianggap sebagai ancaman nuklir bagi Israel. Sementara 22 persen menyatakan setuju, 13,5 persen netral, dan 5,1 persen tidak menjawab.
Temuan lain menunjukkan 55,3 persen responden menolak anggapan bahwa pembunuhan sejumlah pemimpin Iran oleh Amerika Serikat dan Israel dapat dibenarkan dengan alasan ancaman nuklir.
Survei Libatkan 1.066 Responden
Survei ini melibatkan 1.066 responden berusia di atas 17 tahun dengan margin of error sekitar 5 persen. Hasilnya menggambarkan persepsi publik Indonesia yang cenderung kritis terhadap narasi global terkait konflik di Timur Tengah.
Temuan ini sekaligus menunjukkan pentingnya pemahaman yang lebih komprehensif terhadap dinamika geopolitik internasional di kalangan masyarakat Indonesia. (red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











