Susah Tidur Selama Pandemi? Jangan-jangan Kamu Terkena Coronasomnia

oleh -175 views

Namun setelah pandemi COVID-19, rutinitas itu tergantikan dengan hanya berada di rumah dengan ruang gerak terbatas. Bagi sejumlah orang, perubahan ini berkontribusi pada terjadinya fase awal insomnia.

Penyebab ketiga timbulnya coronasomnia adalah paparan berita tentang COVID-19 di berbagai media. Mulai dari media massa, grup chat online juga media sosial. Belum lagi berita atau kabar hoax yang banyak beredar.

Berita yang menyoroti lonjakan kasus virus Corona, jumlah pasien meninggal, penuhnya IGD di rumah sakit, keterbatasan tabung oksigen hingga pemakaman pasien COVID-19 yang selalu bertambah bisa membuat mental seseorang terganggu. Terlebih lagi karena hanya bisa diam di rumah, orang-orang pun menghabiskan waktu dengan gadget mereka sehingga mau tidak mau terpapar berita tentang virus Corona.

Baca Juga  Gencatan Senjata Iran-Israel (AS) Hari ke 9: Keangkuhan AS "Melawan" Keteguhan Iran

Solusi Mengatasi Coronasomnia

Pada kondisi tertentu, sebagian orang mungkin membutuhkan bantuan profesional atau dokter spesialis, untuk mengatasi coronasomnia yang dideritanya. Namun coronasomnia bisa dicegah dengan melakukan berbagai rutinitas berikut:

– Jaga kebersihan sebelum tidur dengan cuci muka, merawat diri dan sikat gigi disertai flossing. Ketika tubuh sudah bersih maka juga jadi lebih siap istirahat.

– Hindari tidur siang terlalu lama. Idealnya tidur siang cukup 20-30 menit. Lebih dari itu akan membuat kamu semakin sulit tidur di malam harinya.

No More Posts Available.

No more pages to load.