“Semoga korps coklat berani #TangkapFerdySambo,” kata @Dave_Cassanov4.
Mereka juga meminta Polri memeriksa bukti-bukti elektronik seperti rekaman CCTV. Sebelumnya, sekuriti yang bekerja di kompleks rumah dinas Ferdy Sambo menyebut decoder CCTV diganti oleh petugas, sehari setelah peristiwa baku tembak, yakni Sabtu (9/7/2022).
“Seperti kasus-kasus terdahulu.. Saksi mata elektronik udah dibungkam duluan, #TangkapFerdySambo,” cuit @mavin1818.
Sebagaimana ramai diberitakan, seorang anggota Polri bernama Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir Yosua) atau Brigadir J tewas ditembak oleh rekan sesama anggota Polri yakni Bharada E.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pun menjelaskan adu tembak antara Bharada E dan Brigadir J yang berujung tewasnya Brigadir J, dilatarbelakangi pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Namun, keluarga merasa ada banyak kejanggalan pada kematian Brigadir J, sehingga mereka melaporkan ke polisi adanya dugaan pembunuhan berencana terhadap korban.
(Red/tvOne)





