Tak Ada di LHKPN, Sherly Tjoanda Diduga Sembunyikan Kekayaan dari Sektor Tambang

oleh -675 views

Dalam dokumen profil perusahaan yang dilansir di website modi.esdm.go.id, Sherly turut memiliki 30 persen saham di PT Karya Wijaya

Sementara mendiang suaminya tercatat sebagai pemegang saham terbesar yakni 65 persen. 5 persen sisanya mikik Liem Rendy Halim

Izin usaha tambang (IUP) PT Karya Wijaya sendiri terbit pada tahun 2020, tahun dimana Benny masih menjabat Bupati Pulau Morotaj.

Selain PT Karya Wijaya, Benny juga tercatat sebagai pemilik tambang PT Amazing Tabara yang pernah mendapatkan izin menambang emas di Pulau Obi, Halmahera Selatan. 

Namun, izin PT Amazing dicabut pada 2022 menyusul adanya protes dari Warga Pulau Obi mengingat konsesinya berada di perkebunan cengkeh dan dikhawatirkan tanaman rempah-rempah itu rusak. 

Baca Juga  Prancis vs Spanyol: Duel Ketajaman Les Bleus Kontra Tembok Kokoh La Roja Perebutkan Tiket Final

PT Amazing Tabara, bukan satu-satunya perusahaan tanbang emas milik Benny Laos. Owner hotel Bela itu juga memiliki saham di perusahan tambang emas lainnya yakni PT Indonesia Mas Mulia (IMM)

Meski dalam dokumen perusahaan, namanya tidak tercantum, namun PT IMM tercatat beralamat di Hotel Bela Ternate.

PT IMM sendiri beroperasi di atas lahan seluas 4.800 hektar yang berlokasi di Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, Halmahera Selatan berdasarkan SK IUP – OP Nomor: 502/5/DPMPTSP/2018. Izin produksinya berakhir tahun 2038. (Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.