Tarian Saronde Gorontalo Hipnotis Para Pejabat dan Penonton Acara Walima

oleh -76 views
Link Banner

Porostimur.com | Bitung: Iring – iringan Tarian Saronde daerah Gorontalo hipnotis para penjabat maupun penonton yang hadir diacara Walima

Dimana, acara Walima yang digelar oleh Pengurus DPC KKIG Kota Bitung bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bitung ditahun 2019, masuk dalam Calender Of Event.

Yang lebih menarik lagi, para penari menjemput dan mengajak Wali Kota Bitung, Maxmilian Jonas Lomban dan Ketua PKK Kota Bitung, Khouni Lomban Rawung, ikut menari bersama.

Dengan diajaknya menari, Lomban dan Khouni merasa terhibur karena tampilan mereka mendapat pujian dari warga Gorontalo yang tinggal di Kota Bitung.

Porosrimur.com, mencoba menilik sejarah Tarian Saronde yang berasal dari Gorontalo. Dahulu menjadi media untuk mengenali calon istri yang dikenal dengan sebutan Molihe Huali.

Baca Juga  Virgil van Dijk cedera, Wijnaldum Sandang Ban Kapten Timnas Belanda

Biasa sang mempelai pria akan memperlihatkan tarian kepada calon istri yang berada dalam ruangan. Sang calon istri menampakkan dirinya sedikit agar si pria bisa melihatnya.

Kala itu, masyarakat Gorontalo masih bergantung dengan orang tua soal hubungan asmara. Maka dari itu tarian ini dilakukan sebagai proses pengenalan lebih mendalam terhadap sang istri.

Seiring berkembangnya zaman, tarian ini kini dilakukan sebagai penghibur di berbagai acara adat dan penyamburan tamu. Sekarang tarian ini dilakukan secara berpasangan oleh pria dan wanita.

Adapun penjabat yang hadir diacara Walima yakni, Ketua KKIG Bitung, Wakil DPRD RI, Walikota Bitung beserta jajaran, Bupati Boalemo, Unsur Forkopimda, sejumlah Anggota DPRD Provinsi, sejumlah Anggota DPRD Bitung, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya. (dan)